Sejarah Berdirinya MAN 4 Aceh Timur
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Aceh Timur didirikan pada tahun 1981. Pada awal berdirinya, sekolah ini bernama Madrasah Aliyah Adabiyah Pucok Alue Sa Simpang Ulim atau disingkat MA Adabiyah Simpang Ulim, yang didirikan oleh seorang ulama kharismatik bernama Teungku Mahmud atau dikenal sebagai Abu Pucuk Alue / Abu Dirawang. Madrasah ini awalnya berlokasi di Desa Pucok Alue Sa Kecamatan Simpang Ulim Kabupaten Aceh Timur di bawah Departemen Agama (kini Kementerian Agama).
Madrasah ini telah mengalami beberapa kali perpindahan lokasi: pertama berada di Desa Pucok Alue Sa pada 1981, kemudian pindah ke Desa Arakundo / Matang Kumbang pada 1983. Karena situasi dan kondisi saat itu, pada tahun 1996 madrasah pindah ke Desa Peulalu yang berlokasi di MTsN Simpang Ulim. Pada tahun 2002, karena telah tersedia lokasi baru di Desa Pucok Alue Dua dengan luas tanah sekitar 10.894 meter, madrasah dipindahkan ke lokasi tersebut dan bertahan hingga sekarang.
Perkembangan penting terjadi pada tanggal 17 Maret 1997, di mana madrasah ini resmi dinegerikan dengan SK No. 107 Tahun 1997 dan berubah nama menjadi MAN Simpang Ulim. Selanjutnya, pada tahun 2018, nama resmi kembali berubah menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Aceh Timur.
Saat ini, MAN 4 Aceh Timur berlokasi di Jalan Banda Aceh – Medan di Desa Pucok Alue Dua, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur. Madrasah terdiri atas 15 ruang kelas untuk dua jurusan (IPA dan IPS), 1 ruang perpustakaan, 1 ruang laboratorium/UKS, 1 ruang komputer, 1 ruang kepala sekolah & tata usaha, 1 ruang guru, serta area parkir. Lokasi madrasah berada pada titik geografis yang sangat strategis.